Minggu, 09 Agustus 2009

Bentuk – Bentuk Pasar


Bentuk – Bentuk Pasar

Pengertian dan Fungsi Pasar

• Pasar adalah suatu mekanisme yang mempertemukan pembeli (konsumen) dengan penjual (produsen) sehingga bisa berinteraksi untuk membentuk suatu kesepakatan harga jual

• Pasar berfungsi menentukan nilai, mengorganisasikan produksi dan menditribusikan produk

Struktur Pasar

• Struktur pasar adalah keadaan penting suatu pasar, misalnya jumlah perusahaan,keseragaman produk antar perusahaan, kemudahan keluar – masuk pasar, dan bentuk persaingan

• Struktur pasar dapat dibagi menjadi persaingan sempurna dan persaingan tidak sempurna

Pasar Persaingan Sempurna (Perfect Competition)

• Pasar persaingan sempurna adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh jumlah produsen dan konsumen sangat banyak dan hampir tidak terbatas. Ciri – ciri pokok pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut.

– Banyak Penjual dan Pembeli

– Produk – produk homogen

– Pasar yang bebas dimasuki dan ditinggalkan

– Konsumen mengetahui kondisi pasar

– Faktor – faktor produksi bergerak bebas

– Tidak ada campur tangan pemerintah

Konsekuensi dan ciri – ciri persaingan sempurna adalah sebagai berikut.

• Masing – masing penjual hanya berperan sebagai price taker (penerima harga)

• Produsen tidak perlu bersaing satu sama lain karena adanya homogenitas produk dan banyaknya produsen

• Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapa pun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga

Kebaikan pasar persaingan sempurna

• Pada pasar persaingan sempurna tidak nampak kegiatan saling menyaingi antar penjual

• Penjual tidak mungkin mengadakan persaingan harga dengan maksud dengan maksud merebut pasar karena harga adalah suatu yang harus diterima masing – masing produsen.

• Barang yang ditawarkan penjual akan laku berapapun jumlahnya tanpa mengalami penurunan harga

Kelemahan-kelemahan Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna sulit dijumpai, sebab:

• Homogenitas barang adalh syarat yang sulit dilaksankan sebab konsumen lebih sering datang ke pasar yang heterogen

• Harga tidak dapat ditawar-tawar lagi, bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah masih menghendaki adu tawar tentang disesuaikan dengan daya beli

• Keuntungan maksimum yang diperoleh pedagang sudah dapat diprediksi sejak awal

• Black Market (pasar gelap) dapat muncul sewaktu-waktu.

Pasar Persaingan Tidak sempurna (imperfect market competition)

• Pasar persaingan tidak sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembeli tidak sebanding atau tidak seimbang. Bentuk-bentuk pasar persaingan tidak sempurna adalah sebagai berikut.

– Monopoli

– Oligopoli

– Monopolistik

– Monosponi

– Oligosponi

Monopoli adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran yang ditandai oleh hanya ada satu penjual/produsen di pasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli/konsumen.

Kurva permintaan pasar sekaligus akan merupakan kurva permintaan yang dihadapi oleh penjual monopoli (monopolis) tersebut.

Pada kurva permintaan pasar, kurva penerimaan (AR) dan kurva penerimaan marginal (MR) dapat dengan mudah ditentukan. Akan tetapi, MR lebih rendah dari harganya sebab monopolis harus menurunkan harga yang diberikan untuk semua unit agar unit tambahan dapat terjual.

Pasar Oligopoli

• Pasar oligolopi adalah suatu bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dimana terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai seluruh permintaan pasar

– Ciri-ciri Pasar Oligolopi

• Terdapat beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar

• Barang yang diperjualbelikan dapat homogen dapat pula berbeda corak

• Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk ke dalam pasar

• Macam-macam Oligopoli

– Oligopoli murni (pure oligopoly)yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk homogen

– Oligopoli dengan pembedaan (differentiated olygopoly) yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat di bedakan

Pasar Persaingan Monopolistik

• Pasar persaingan monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual/produsen yang menawarkan barang yyang sama, namun masing-masing memiliki ciri-ciri khusus

– Terdapat banyak penjual/produsen di pasar

– Barang yang diperjualbeliikan merupakan differentiated product

– Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri

– Untuk memenangkan persaingan setiap penjual/produsen aktif melakukan promosi/iklan

Pasar Monopsoni

Pasar monopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh satu orang /badan/lembaga pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual/produsen

Pasar Oligopsoni

Pasar Oligopsoni adalah suatu bentuk pasar yang dikuasai oleh lebih dari dua orang pembeli dengan penawaran dari sejumlah penjual/produsen

Elastisitas penawaran

Dalam ilmu ekonomi, elastisitas penawaran didefinisikan sebagai ukuran kepekaan jumlah penawaran suatu barang dengan harga barang itu sendiri. Elastisitas penawaran mengukur persentase perubahan jumlah penawaran yang terjadi akibat persentase perubahan harga. Sebagai contoh, jika harga sebuah barang naik 10%, jumlah penawarannya naik 20%, maka koefesien elastisitas permintaannya adalah 20%/10% = 2. (Case & Fair, 1999: 119). Jumlah barang yang ditawarkan, dalam jangka pendek, berbeda dengan jumlah barang yang diproduksi, karena sebuah perusahaan biasanya tidak langsung menawarkan semua produknya ke konsumen, melainkan menyimpan sebagian produknya untuk dijual dikemudian hari (atau biasa disebut sebagai stok barang). Meskipun demikian, dalam jangka panjang, jumlah barang yang ditawarkan dianggap sama dengan jumlah barang yang diproduksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar